Ragam Jenis Pompa Industri, Kelebihan serta Tujuan Penggunaan

Ragam Jenis Pompa Industri, Kelebihan serta Tujuan Penggunaan

Saat ini, tersedia berbagai jenis pompa industri yang dapat diaplikasikan atau dipergunakan untuk berbagai tujuan. Untuk bisa memilih pompa yang tepat, sangatlah penting bagi Anda untuk mengenali jenis-jenis pompa yang ada di pasaran saat ini.

Pemilihan jenis pompa industri yang tepat akan membantu dalam mengurangi biaya operasional dan biaya perawatan, sehingga nantinya akan memperpanjang usia pompa itu sendiri.

Jenis Pompa Industri

Secara umum, ada 2 jenis atau kategori pompa industri, yaitu:

  1. Pompa sentrifugal (centrifugal pump)
  2. Pompa perpindahan positif (positive displacement pump)

Dalam masing-masing kategori pompa tersebut, muncul jenis-jenis pompa lain yang didesain secara khusus untuk tujuan penggunaan tertentu.

Pompa Sentrifugal

Pompa sentrifugal atau centrifugal pump menggunakan beberapa impeller yang terus berputar sehingga menghasilkan energi yang akan menarik menggerakkan cairan dalam saluran pipa. Nama pompa itu sendiri berasal dari jenis gaya yang dipergunakan dalam proses kerjanya, yaitu gaya sentrifugal. Pompa ini merupakan pilihan paling tepat untuk kondisi dengan aliran yang deras dan tingkat viskositas rendah.

Kelebihan Pompa Sentrifugal

Dalam dunia industri, pompa sentrifugal merupakan jenis pompa yang paling banyak dipergunakan. Hal ini disebabkan karena pompa jenis ini memiliki berbagai keunggulan yaitu:

  • Harga beli serta biaya perawatan pompa ini terbilang lebih terjangkau
  • Memiliki kemampuan untuk beroperasi pada segala kondisi termasuk air berlumpur, air kotor, dan tanah yang lembab.
  • Bila dibandingkan dengan jenis pompa lain, volume isapan cairan yang dihasilkan oleh pompa sentrifugal jauh lebih besar.
  • Pompa ini terbilang ringan dengan ukuran yang terbilang kecil sehingga proses instalasi menjadi lebih mudah dan efisien.
  • Tersedia dalam kapasitas yang berbeda sesuai dengan kebutuhan

Jenis-jenis Pompa Sentrifugal

Tersedia berbagai jenis pompa sentrifugal yang bekerja berdasarkan prinsip yang sama, namun didesain khusus untuk tujuan penggunaan tertentu, yaitu:

  • Pompa booster

Pompa ini dipergunakan untuk meningkatkan tekanan yang dibutuhkan untuk mengalirkan cairan dalam jarak jauh

  • Pompa end suction

Pompa ini memiliki casing yang dilengkapi dengan saluran penyedot (suction) pada satu sisi dan saluran pengeluaran pada permukaannya.

  • Self-priming pump

Pompa ini tidak membutuhkan sistem priming eksternal

  • Submersible pump

Pompa ini didesain khusus agar dapat beroperasi didalam cairan. Pompa ini tersedia dalam beberapa ukuran mulai dari large submersible pump hingga mini submersible pump untuk menyesuaikan dengan kondisi.

  • Pompa turbin vertikal

Pompa ini dipergunakan untuk menarik cairan berada jauh di dalam tanah.

  • Axial flow pump

Pompa ini menggunakan impeller yang akan mengarahkan aliran secara axial sehingga mampu menghasilkan aliran arus yang lebih tinggi dibandingkan pompa sentrifugal yang mengarahkan aliran secara radial.

Pompa Perpindahan Positif

Pompa perpindahan positif atau positive displacement pump tidak memiliki impeller. Pompa ini menggunakan komponen yang berputar untuk mendorong cairan dalam ruang tertutup sehingga menghasilkan tekanan yang akan mengalirkan cairan melalui sistem penyaluran.

Secara umum, tipe pompa perpindahan positif terbagi menjadi 2, yaitu tipe rotary dan tipe reciprocating. Kedua tipe tersebut masih dibagi menjadi beberapa jenis pompa lagi.

Pompa Perpindahan Positif Tipe Rotary

Pompa tipe ini menggunakan mekanisme rotary yang akan menimbulkan efek vakum untuk memindahkan fluida dari sisi inlet dan memindahkannya ke sisi outlet. Pompa perpindahan positif tipe rotary  masih terbagi-bagi lagi menjadi beberapa jenis pompa yaitu:

1. Pompa Roda Gigi (Gear Pump)
Pompa roda gigi terbagi ata dua tipe yaitu tipe internal dan eksternal. Pada tipe internal, terdapat dua roda gigi sebagai penggerak fluida, dimana salah satu roda gigi berfungsi sebagai penggerak yang berada didalam roda gigi lain yang digerakkan. Pada tipe eksternal, kedua roda gigi berada pada posisi sejajar.Aplikasi atau tujuan penggunan terbaik untuk pompa roda gigi adalah pengolahan cairan bersih, karena jumlah komponen bergerak yang terbilang sedikit serta konstruksinya yang sederhana.

2. Pompa Ulir (Screw Pump)
Pompa ulir merupakan pompa yang menggunakan satu ata lebih ulir untuk memindahkan cairan atau materi padat sepanjang axis ulir tersebut. Secara umum, pompa ulir dipergunakan untuk menangani cairan dengan viskositas tinggi, heterogen, sensitif terhadap cahaya, serta cairan yang mudah berbusa.Pompa ulir umumnya dipergunakan dalam sistem hidrolik, sistem lubrikasi, saluran pipa minyak yang berat, dan multi-phase pumping. Secara umum, pompa ulir ini sendiri terbagi menjadi 2 jenis, sesuai dengan jumlah ulir yang dipergunakan:

  • Two/Double/Twin screw pump

Sesuai dengan namanya, pompa ini menggunakan 2 buah ulir, dimana keduanya tidak saling kontak antara satu dengan yang lain. Hal ini membuat daya tahan dan usia pompa jenis ini menjadi jauh lebih lama.Twin screw pump umumnya dipergunakan untuk menangani kondisi yang berat misalnya saja dalam jaringan pipa saluran minyak.

  • Three/Triple screw pump

Pada triple screw pump, salah satu ulir akan dihubungkan dengan sumber tenaga, yang kemudian akan memutarkan dua ulir lainnya. Hal ini membuat pompa ini lebih sering dipergunakan untuk menangani cairan yang bersih misalnya saja dalam sistem lubrikasi.

Selain itu, tersedia juga beberapa jenis pompa ulir lain yang pada dasarnya hanya merupakan pengembangan dari kedua  tipe diatas. Sebagai contoh, four screw pump yang sebenarnya merupakan gabungan dari 2 buah two screw pump.

3. Progressive Cavity Pump

Progressive cavity pump menggunakan sebuah rotor yang berbentuk spiral di dalam karet stator. Pompa ini dapat dipergunakan untuk menangani semua jenis cairan/fluida, mulai dari fluida encer hingga fluida dengan tingkat viskositas tinggi. Pompa ini juga sering disebut sebagai ”last resort pump” atau alternative pompa terakhir karena kemampuannya dalam menangani kondisi cairan yang berat dan tidak bisa diatasi oleh pompa jenis lain.

4. Rotary Lobe Pump

Pompa jenis ini memiliki kemiripan dengan pompa roda gigi dengan perbedaan pada rotor yang berbentuk seperti cuping (lobe). Pompa ini merupakan pilihan terbaik untuk tujuan penggunaan kebersihan dengan kemampuan untuk mempompa cairan kental dan liat.

5. Rotary Piston Pump

Rotary piston pump merupakan pengembangan dari rotary lobe pump dengan volume rongga pompa yang lebih luas.

  1. Vane pump

Vane pump menggunakan vane atau baling-baling untuk memompa dan menggerakkan cairan ke outlet luar.

      b. Pompa peristaltik

Cara kerja pompa ini mirip dengan cara kerja kerongkongan. Pompa ini menggunakan sebuah roller yang berputar dan membentuk gerakan dorongan.Pompa peristaltik dipergunakan dalam pengembangan dalam pengembangan teknologi karet dan juga penanganan material yang solid.

Pompa Perpindahan Positif Tipe Reciprocating

Pompa perpindahan positif tipe reciprocating  menggunakan piston yang bergerak maju mundur dan mengarahkan aliran fluida ke satu arah saja. Hasil gerakan maju mundur ini menciptakan aliran fluida yang stabil.Pompa perpindahan positif tipe reciprocating masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis pompa yaitu:

1. Pompa Piston

Pompa ini menggunakan piston untuk menggerakkan  fluida. Semakin banyak jumlah piston yang dipergunakan, maka akan semakin stabil aliran fluida. Pompa piston merupakan pilihan terbaik untuk menangani cairan yang bersifat abrasive.

2. Pompa Diafragma

Pompa diafragma atau yang sering juga disebut dengan nama pompa membrane menggunakan diafragma yang lentur untuk memindahkan cairan keluar masuk dari ruang pompa. Pompa diafragma disebut sebagai salah satu pompa yang paling serbaguna karena mampu menangani berbagai jenis cairan dan dapat beroperasi dalam kondisi kering tanpa merusak pompa itu sendiri.

Pompa diafragma memiliki beberapa karakteristik sekaligus kelebihan tersendiri yaitu:

  • Dapat memompa cairan yang bersifat abrasive, korosif, beracun, dan mudah terbakar
  • Dapat menangani lumpur dengan kandungan pasir dan benda padat yang cukup besar.
  • Tingkat efisiensi mencapai 97%
  • Dapat menangani kondisi cairan dengan tingkat viskositas yang tinggi
  • Memiliki kemampuan self-priming
  • Dapat dipergunakan pada tekanan hingga 1200 bar
  • Memiliki daya isap yang baik dan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan dengan mengatur diameter diafragma dan panjang tarikan.
  • Desain pompa memisahkan antara cairan dengan bagian internal pompa yang sensitif, membuatnya lebih kuat dan tidak mudah rusak.

3. Plunger Pump

Plunger pump sangat mirip dengan pompa piston, namun pompa jenis ini tidak menggunakan piston untuk mendorong fluida dan menciptakan tekanan.

 4. Swashplate Pump

Pompa ini merupakan pengembangan dari pompa piston. Pada pompa ini, beberapa piston disusun secara sejajar dengan salah satu ujung terhubung dengan plate tegak, dan ujung lain terhubung dengan plate miring. Besar sudut kemiringan dari plate dapat disesuaikan untuk mengatur besar kecilnya debit fluida dari pompa tersebut.

5. Bellow Pump

Bellow pump menggunakan komponen bellow (sebuah wadah yang dapat dimampatkan dan dilengkapi dengan mulut pipa pengeluaran.

6. Triplex Pump

Sesuai dengan namanya, triplex pump menggunakan triplex mechanism atau tiga mekanisme, biasanya berupa tiga piston atau tiga plunger yang beroperasi di dalam silinder. Pompa jenis ini umumnya dipergunakan untuk memindahkan cairan berat dengan tingkat viskositas tinggi.

Pemilihan, Installasi, dan Perawatan Pompa

Untuk memastikan bahwa pompa yang Anda pilih mampu bekerja dengan maksimal dan tahan lama, setidaknya ada 2 hal yang perlu menjadi perhatian.

Hal yang pertama adalah pemilihan pompa yang tepat. Pastikan bahwa pompa yang Anda pilih benar-benar sesuai dengan tujuan penggunaan. Kondisi yang berbeda membutuhkan solusi pompa yang berbeda pula.

Selain itu, terlepas dari jenis pompa yang Anda pilih baik pompa sentrifugal, pompa diafragma, pompa ulir, atau pompa jenis lainnya, pastikan untuk melakukan perawatan secara tepat dan teratur.

Penyedia layanan pompa terpercaya mampu membantu Anda dalam melakukan pemeriksaan, perawatan, hingga perbaikan pompa untuk memastikan pompa tersebut tetap berjalan dengan efektif dan efisien.

Mectron Engineering Indonesia merupakan provider layanan pompa terpercaya untuk menjawab berbagai kebutuhan Anda. Sebagai provider, Mectron menyediakan berbagai produk pompa industri dari berbagai brand terkemuka yang berpengalaman dalam bidangnya.

Selain menyediakan ragam pompa industri seperti pompa sentrifugal dan pompa diafragma, Mectron juga menyediakan berbagai layanan lain termasuk proses installasi yang dilakukan oleh para profesional serta proses perawatan dan perbaikan pompa. Dengan menggunakan layanan terbaik dari Mectron Engineering Indonesia, Anda akan dapat memperpanjang masa hidup pompa dan mendapatkan hasil terbaik dari investasi Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published.